Cara Balas Dendam Pada Orang Yang Telah Menyakiti Kita Menurut Islam

Disakiti adalah salah satu hal yang tidak diinginkan oleh siapapun di dunia ini. Apalagi jika hati kita yang tersakiti, rasanya akan lebih sakit dibandingkan sakit gigi. Dalam kehidupan kadang disakiti dan menyakiti adalah hal yang biasa terjadi. Terkadang keluarga, sahabat, orang tua, anak, tetangga dan teman kerja menyakiti hati kita baik sengaja maupun tidak. Nah, bagaimana agar orang yang telah menyakiti kita menyesal? Ada sebuah doa agar orang yang menyakiti menyesal yang bisa anda amalkan untuk menyadarakan mereka.

Bukan dengan membalas dendam dengan cara kekerasan, namun menyadarkan seseorang yang menyakiti kita bisa dilakukan dengan cara yang baik. Bahkan Nabi Muhammad SAW membalas kebaikan kepada setiap orang yang menyakitinya. Nah, seperti apakah Islam mengajarkan kita untuk membalas rasa sakit hati? Berikut akan saya jelaskan.

Pertama adalah Bermuahsabah

Jika anda disakiti orang maka langkah pertama yang harus anda lakukan adalah bermuhasabah. Muhasabah berarti introspeksi diri. Coba renungkan kesalahan apa yang anda lakukan sehingga orang meyakiti anda, apa sebab orang bisa menyakiti diri anda. Ataukah semua ini akibat dosa-dosa kita yang terdahulu? Coba renungkanlah.

Kedua, Mendekatkan diri kepada Allah

Dalam mendekatkan diri kepada Allah inilah kita bisa memanjatkan doa agar orang yang menyakiti menyesal. Lakukan solat malam bisa hajat atau tahajud dan berdoalah kepada Allah dengan dengan Bahasa Anda sendiri. Curahkan segala rasa sakit hati, segala kekecewaan Anda kepada Allah.

Ketiga, Kasihilah Orang yang telah Menyakiti Kita

Selain anda memanjatkan doa agar orang yang menyakiti menyesal, kita juga harus mengasihi orang yang telah menyakiti hati kita. Jika luka dibalas luka, tentu permusuhan tak akan pernah ada habisnya. Berikanlah kelembutan, bukan balas dendam, karena siapa tahu orang yang menyakiti kita adalah orang yang kelak akan menolong kita dalam kesulitan.

Keempat Meski Tersakiti, Kendalikanlah Amarah

Ketika kita disakiti maka tentu saja emosi akan meningkat, rasa marah dan benci pasti timbul dalam hati. Jika kita menuruti amarah, kita tidak akan pernah diuntungkan, justru ada 2 kerugian yang mutlak diperoleh oleh kita. Kerugian pertama, kita telah disakiti orang, dan kerugian kedua kita disakiti oleh diri kita sendiri karena sejatinya amarah akan merusak perasaan kita. Karenanya cobalah untuk menahan emosi anda.

Kelima, Sadarilah apa yang sudah Terjadi

Semua yang terjadi termasuk takdir, qodo’ dan qodar Allah. Kita sebagai hamba hanyalah menjadi perantara untuk terjadinya sesuatu, sedangkan yang berkehendak atas semua hanyalah Allah semata.

Keenam, Maafkan Sebelum Meminta Maaf

Maafkanlah orang yang sudah menyakiti kita meski dia belum meminta maaf. Tidak ada yang lebih indah dibanding rasa saling memaafkan. Maafkanlah dengan penuh keikhlasan dan penuh kerendahan hati.

Demikian informasi dari saya, semoga bermanfaat untuk Anda. Apabila Anda ingin berkosnsultasi dengan saya mengenai masalah apapun. Mulai dari masalah keluarga, masalah jodoh, masalah cinta, masalah rezeki, dan utamanya masalah usaha dan lain sebagainya. Anda bisa hubungi nomor saya di bawah ini!

5,156 kali dilihat, 82 kali dilihat hari ini